WAY KANAN – Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., menerima kunjungan kerja Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan, H. Masir Ibrahim, S.Pd., M.Pd., beserta jajaran di ruang kerja Bupati, Rabu (16/9/2026).
Pertemuan tersebut membahas rancangan aksi perubahan berupa penguatan moderasi beragama dan pelestarian lingkungan hidup melalui program Taman Kerukunan Ekoteologi yang direncanakan dibangun di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan.
Audiensi itu turut dihadiri perwakilan Dinas Perkebunan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan, Dinas Lingkungan Hidup, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Way Kanan.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) XIX sekaligus langkah awal membangun kolaborasi lintas sektor agar program yang dirancang dapat berjalan terkoordinasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam pemaparannya, Masir Ibrahim menyampaikan rencana pembangunan Taman Kerukunan Ekoteologi di belakang Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan. Taman ini dirancang bukan sekadar sebagai ruang terbuka hijau, tetapi juga sebagai sarana edukasi, literasi, penguatan kerukunan antarumat beragama, serta peningkatan kepedulian terhadap lingkungan.
Sejumlah fasilitas direncanakan hadir di taman tersebut, antara lain tanaman buah, tugu, aula, pojok literasi, dan miniatur tempat ibadah. Pembangunan ditargetkan berlangsung sekitar empat bulan ke depan, diawali dengan peletakan batu pertama dan penanaman pohon.
Keberadaan taman ini diharapkan menjadi ruang edukatif yang mencerminkan semangat toleransi dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat. Selain memperkuat moderasi beragama, program tersebut juga diharapkan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Dalam audiensi yang sama, jajaran Kementerian Agama juga menyampaikan rencana pelaksanaan Kemah Amal Bhakti pada minggu kedua Oktober 2026. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta penerapan nilai-nilai moderasi beragama.
Bupati Ayu menerima pemaparan dan rancangan program tersebut. Ia mengarahkan agar rencana yang disampaikan ditindaklanjuti sesuai tahapan dan kebutuhan pelaksanaan, dengan melibatkan perangkat daerah terkait.
Kolaborasi lintas sektor dinilai penting agar pembangunan Taman Kerukunan Ekoteologi tidak hanya menjadi proyek fisik, tetapi juga berkembang sebagai ruang pembelajaran dan interaksi masyarakat dalam merawat kerukunan serta lingkungan.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Way Kanan diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan Kementerian Agama dan instansi terkait dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, toleran, serta memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
