Pagelaran Wayang Kulit di Kampung Ramsai Dengan Lakon Parikesit Jadi Ratu

Daerah168 Views

KABARGHAM.COM – WAY KANAN

Way Tuba – Sosok Parikesit dalam cerita pewayangan menggambarkan perubahan dan regenerasi kepemimpinan.
Lakon cerita Parikesit bisa menghadirkan inspirasi dan harapan bersama akan muncul pemimpin yang membawa perubahan dan kemajuan seperti yang di cita citakan para pendiri bangsa.Sehubungan hal tersebut Pemerintahan Kampung Ramsai Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, menggelar Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka ” Bersih Kampung Ramsai dan Hari Jadi Kampung Ramsai Yang Ke – 38 Tahun” yang bertempat di halaman Balai Kampung Ramsai, Selasa 30 Juli 2024.

Hadir dalam kesempatan tersebuttersebut Camat Way Tuba, Danramil Way Tuba,Skadron 2, Lanunad Gatot Subroto , Kepala Kampung Ramsai, Kepala Kampung se – Kecamatan Way Tuba, KUA Kec. Way Tuba, UPT Pertanian, Kepala Kamoung Purna Ramsai, Tokoh Masyarakat dan undangan lainnya.

Hendrik Purnama Resma selaku Kepala Kampung Ramsai dalam sambutannya ” Saya mengucapkan terima kasih kepada tamu yang hadir, dan semua pihak yang telah mendukung acara Pagelaran Wayang Kulit ini, dan mohon maaf atas segala kekurangannya. Selanjutnya bahwa wayang kulit sudah menjadi tradisi yang sangat panjang, dan di harapkan dengan Lakon Parikesit Jadi Ratu ini bisa menjadikan kesempatan kepada kita semua untuk selalu merefleksikan diri dari apa yang di pertontonkan dengan kondisi yang sedang di hadapi baik di lingkungan masyarakat ataupun bangsa dan negara, Urai Hendrik Purnama Resma.

Lanjut Hendrik Purnama Resma , wayang kulit merupakan kebudayaan yang bisa menjadi tontonan sekaligus tuntunan yang menarik untuk masyarakat.

Pagelaran wayang kulit yang malam ini diselenggarakan Kampung Ramsai untuk sekian kalinya adalah sebuah tontotan yang berisikan tuntunan, inilah yang menarik dari sebuah pagelaran wayang kulit, dan dalam pagelaran wayang kulit penonton diajak untuk mengikuti dongeng yang memiliki berbagai macem karakter. Dari karakter dan dongeng tersebut akan memberi pembelajaran bagi siapa saja yang menonton.

“Di setiap pagelaran wayang seperti ini, Ki Dalang akan menyampaikan pesan-pesan dengan suasana kombinasi yang lengkap, ada jenakanya, ada sendunya, ada seriusnya, dan itulah yang membuat pagelaran wayang kulit ini menjadi sesuatu yang luar biasa,” Tutup Hendrik Purnama Resma.KRG – (PETRUS SUMARNO)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *