Naas seorang Warga Tewas Diduga Terperosok di Lubang Galian Penampungan Air

Berita Viral, Daerah167 Dilihat

Way Kanan,KabarGham.Com – Naas seorang warga berusia 38 tahun yang berkerja sebagai tukang deres kebun karet yang hendak ingin mengambil air di duga terperosok di lubang galian penampungan air yang cukup dalam, mirisnya si korban diduga tidak bisa berenang.Senin 28/08/2023

Menurut keterangan dari pak Maliki selaku pemilik kebun karet dan pak M Yusuf selaku tetangga korban bahwasanya,” Heri Irawan berserta istrinya (Dewi) sedang menderes di kubun karet milik pak Maliki yaitu di Sakal Tapus kampung Blambangan Umpu kecamatan Blambangan Umpu kabupaten Way Kanan,Heri Irawan ini adalah warga kampung Bandar Dalam kecamatan Negeri Agung kabupaten Way Kanan,yang sehari-harinya berdomisili di kampung Blambangan Umpu RT/RW 002/002 untuk berkerja.

Kronologis kejadian berdasarkan istri korban dan warga sekiranya pukul 11.00 wib Heri Irawan berserta istri mengumpulkan getah karet hasil dari deresan mereka,lalau korban pamit dengan sang istri untuk mengambil air,akan tetapi sampai hasil pungutan ketah karet yang di dapat oleh istri korban banyak sekiranya setengah bak,si korban belum juga kunjung datang, sehingga Dewi istri korbanpun bingung dan mencarinya serta meminta tolong dengan warga di kebun yang lain untuk mencari suaminya yang hilang itu.

Beberapa wargapun mencari korban,dari penelusuran para warga di lokasi,di temukan yaitu,topi yang mengapung di lubang galian penampungan air,rokok,dan koret api di tepi lubang penggalian penampungan air itu,wargapun menanyakan kepada Dewi istri korban apakah barang-barang yang di temukan itu milik dari si korban,dan ternyata benar menurut Dewi istri korban bahwasanya memang benar barang – barang itu milik suaminya.

Dikarenakan lubang itu cukup dalam dan juga warga takut untuk turun kebawah maka wargapun menghubungi pihak BPBD Way Kanan untuk turun kelokasi yang di perkirakan tempat terperosoknya korban.”Jelas Mereka

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Way Kanan Riantori melalui kasinya Asep Alex Hendra Membenarkan bahwasanya,” BPBD mendapatkan laporan dari seorang warga sekiranya pukul 15.00 wib,tim BPBD yang beranggotakan 8 orang langsung turun ke lokasi yang di duga tempat terperosok korban,sesampai di dialokasi tim langsung turun dilubang tersebut ternyata benar korban ada didalamnya,timpun langsung mengevakuasi jenazah korban.”Jelasnya

Saat berita ini di turunkan jenazah sudah di bawa dikediamannya di kampung Bandar Dalam Dusun dua kecamatan negeri Agung kabupaten Way Kanan.KRG-(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *