“ Kami sudah lapor ke Pak Lurah yang langsung mendampingi kami ke Puskesmas Blambangan Umpu ,” ujar S, dan ER.
Lurah Blambangan Umpu, Nasroh Jidil SE atau biasa di panggil Pak Seribu, membenarkan kejadian tetrsebut,dan menyatakan sudah berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas setempat, sekaligus berharap bila ada warganya yang merasa ada yang mengikutinya langsung menelpon keluarganya, sehingga bisa mengambil tindakan dan atau laporan ke Polisi’
“Saya minta agar Warga Kelurahan Blambangan Umpu dan sekitarnya untuk tetap berhati-hati ketika berkendaraan, kalau ada yang mencurigakan agar cepat-cepat melapor ke RT Masing-masing atau mencari tempat yang ramai untuk berhenti .” Tutup Nasroh Jidil,S.E.
Dalam pada itu, walaupun Blambangan Umpu adalah Ibu kota Kabupaten namun dimalam hari banyak titik-titik yang sangat rawan akan tindak kejahatan, karena walaupun ada tiangnya akan tetapi lampunya tidak hidup, dan bahkan sepanjang jalan jalur dua dari Simpang 5 Tugu Ryacudu hingga SMA N I Blambangan Umpu yang tadinya ada lampu tengah jalan ( Lampu Taman red ) namun hingga hari ini tidak pernah ada yang hidup, sehingga proyek pembangunan itu benar-benar gagal, belum lagi ditengah jalan banyak menganga lubang lubang yang dalam, karena belum tersentuh perbaikan, apalagi pada ruas jalan komplek perkantoran Pemkab Way Kanan menuju dusun liok Kampung Lembasung dan dari kantor DPRD Way Kanan menuju Kampung Umpu Bhakti , kerusakan jalan sangat parah sehingga rentan sekali akan terjadi kecelakaan dan menjadi lokasi terbaik bagi pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya. KRG – (**)
