Disamping itu pembeli juga merasakan beratnya kehidupan Sehari-hari terutama kaum ibu-ibu rumah tangga yang harus memutar otak untuk membagi dan memilah-milih apa saja keperluan dapur.
Buk Yani yang merupakan ibu rumah tangga yang tergolong masyarakat golongan bawah merasa khawatir dengan keadaan saat ini.
“saya mulai bingung kalua kepasar mau beli apa semua sudah pada mahal,sedangkan cari uang sekarang susah,bawa duit serratus beli kebutuhan dapur nggak cukup,mau bawa lebih keperluan lain banyak,sedangkan beras saja udah RP.15.0000”kata buk Yani.
Sedangkang supri selaku petani sayuran juga mengeluh dikarnakan sayuranya banyak yang gagal panen dikarenakan banyak yang mati akibat kekeringan.
“sayur-sayuran saya di ladang banyak yang mati apa lagi yang jauh dari air,tiap pagi dan sore saya harus menyiram tanaman,itu juga masih banyak yang tidak dapat di panen akibat layu,entah kapan kita ini hujan,”jelasnya. KRG – (**)
