Ruko Ludes Dilahap Api

Daerah154 Dilihat

Way Kanan,KabarGham.COM–Satu unit Ruko milik warga di dusun Madiun,Kampung Setia Negara Kec. Baradatu Kab. Way Kanan.Terbakar akibat amukan si jago merah.Senin 24/07/2023

Diketahui, kebakaran yang menimpa Ruko milik Sunardi (60) itu terjadi sekiranya pukul 10.00 WIB pagi.Dugaan sementara api berasal dari rumah milik korban yang disebabkan oleh konsleting listrik.

Musibah kebakaran ini sangat disesalkan oleh warga karena pada saat kebakaran terjadi,unit pemadam kebakaran tidak kunjung tiba yang mengakibatkan lambatnya upaya untuk memadamkan api karena menggunakan alat seadanya.

Disisi petugas pemadam kebakaran Karena jauhnya jarak pemadam kebakaran menuju Lokasi kebakaran. Sehingga mobil pemadam kebakaran harus banyak memakan waktu dijalan dengan demikian terlambat datang di lokasi kebakaran.Tentunya Api sudah padam dan pemadam baru tiba.

Pawit Abimaba selaku camat Baradatu menyampaikan saat di hubungi awak Media,”untuk kebakaran itu adalah satu unit toko besar atau Ruko di mana berisikan bahan yang mudah terbakar,sebut saja seperti minyak goreng,Gas,sperpak,dan ban,untuk korban jiwa tidak ada, kerugian saya tabsir sekitar ratusan juta.”ucapnya

Masih dari camat,”Saya selaku camat bersama Masyarakat khususnya kecamatan Baradatu berharap kedepannya untuk unit pemadam kebakaran dapat di posisikan di tiap kecamatan atau ada unit-unit yang terdekat dengan kecamatan.itu semua untuk memudahkan dan keefektifan pemadam Kebakaran dalam melakukan tugasnya ketika sedang di butuhkan.”pungkas Pawit

Sedangkan menurut Babinsa Koramil 06/Baradatu, Koptu Dwi Aryanto menyebutkan,”dia mendapatkan informasi ada kebakaran di wilayah binaannya,sekiranya pukul 10.00 wib dirinya bersama Bhabinkamtibmas dan warga langsung bergegas mendatangi TKP dan membantu memadamkan api yang telah membakar rumah warga tersebut.”paparnya

Terpisah Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Way Kanan Riantori Saat di hubungi awak Media mengatakan bahwa,”pihak satgas kami masih turun dilapangan guna mengumpulkan informasi di lapangan serta untuk menghitung berapa besar kerugian yang di alami oleh korban.”Jelasnya.KRG-(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *